DND#6 ke Krabi

Hai Crew!

8 Oktober 2019,

Hari ini umurku bertambah menjadi 22 tahun. Kali pertama bagiku berulang tahun jauh dari keluarga dan teman-temanku. Bagusnya kini aku bersama Josh, suamiku. Aku tidak menduga banyak “Ah palingan hanya kue saja pas dinner bersama tim (karena tepat di hari Selasa ketika biasanya kita pergi dinner bersama tim).”. Ternyata salah.

Pagi harinya Josh memberikan kunci mobil kepadaku. “It’s Salsa day! Let’s go to the maindland!” katanya. Senang bukan main rasanya. Dia yang biasanya selalu kerja di weekday, menyisihkan satu harinya full untuk ku. Biasanya biaya rental mobil berkisar 800-1500 bath. Sementara sepeda motor antara 100-200 bath.

Ao Nang Beach

Tujuan pertama yaitu Ao Nang Beach. Kita berangkat sekitar jam 7 pagi dan tiba di Ao Nang Beach jam 9an. Berbeda dengan Koh Lanta suasana area yang lebih sibuk terlihat disana. Pantai ini terkenal dengan sunsetnya yang indah. Tepi pantai dan deretan toko terpisah oleh jalanan. Tidak ada kedai di tepi pantai tapi tersedia beberapa bangku di pinggirnya. Walaupun tepian pantainya tidak begitu luas namun bisa terlihat pantai ini cukup sibuk karena beberapa perahu terlihat terparkir disana. Pasirnya putih dan halus, terlihat warna kemerah mudaan pada bagian yang terkena air laut. Airnya tetap biru jernih seperti kebanyakan pantai lainnya.

Agak sulit juga untuk mendapatkan parkir yang dapat langsung menyeberang ke pantai. Toko-toko baru saja membuka kedainya sembari kita mencari dimana untuk makan. Salah satu pria menawari kami untuk pergi ke restoran dan bar yang berada di rooftop. Bila tidak ada pria tersebut mungkin tidak banyak orang yang akan sadar bahwa ada restoran disana.Sepanjang jalan banyak toko pakaian, oleh-oleh, bar, dan restoran. Aku memesan chicken nugget, kebab ayam dan coffee late. Coffee latenya tidak begitu buruk, hanya terlalu manis karena kita lupa pesan untuk tidak menggunakan gula, mungkin 6/10 dariku. Kebabnya sangat enak dan besar untuk harga 150 bath! Aku bisa berikan 8/10 untuk kebabnya.

Tiger Cave Temple

Selanjunya adalah Tiger Cave Temple. Ketika kita mengendarai mobil dari Koh Lanta ke kantor imigrasi untuk perpanjang visa di Thailand. Kita melihat adanya patung dan bangunan layaknya temple yang berposisi di atas bukit. Jarak dari Kota Krabi ke sini hanyalah 5 km. Bangunan ini dibangun pada tahun 1975, katanya dulu harimau banyak tinggal disini. Beberapa patung harimau pun terlihat disini. Masih banyak biksu juga yang tinggal disini. Tidak ada biaya masuk ke area ini. Hanya ada papan bertuliskan mohon menggunakan pakaian sopan, tidak tank top atau hot pants. Salahnya aku hari itu menggunakan tank top dan akhirnya membeli selendang di toko sekitar. Well, namanya juga tempat ibadah, kita harus saling menghargai. Sebenarnya ada juga selendang yang disewakan, tapi kita terlalu malas mencari tempat penyewaannya.

Saat aku sampai disana sepertinya bangunan temple yang berada di dekat area parkir sedang dalam pembangunan atau renovasi. Kita lanjut berjalan ke Goa Harimau, kamu perlu melepas sandal dan bisa masuk ke area dalam goa, terlihat bisku sedang berdoa dan ada juga yang baru selesai makan siang. Seletah itu didalamnya ada patung harimau serta tempat orang melempar koin yang katanya untuk keberuntungan. Jika kamu kesini, hati-hati juga dengan barang bawaan kamu. Banyak sekali monyet berkeliaran disini, jika kamu tidak merasa lebih dominan dari monyet tersebut alangkah baiknya untuk tidak makan atau berfoto terlalu dekat dengan mereka.

Patung di dalam Goa
Tempat pengunjung melempar koin

Menaiki 1.237 anak tangga ke puncak Tiger Cave Temple

Tidak hanya Goa dan temple yang berada di pelataran area. Kamu juga bisa menaiki 1.237 anak tangga ke puncak temple setinggi 270 meter. Saat kamu menanjak mungkin terasa melelahkan untuk jantung dan paru-paru kamu dan juga memakan waktu lebih lama. Biasanya mendaki ke puncak temple memerlukan waktu 35-45 menit. Berisitahatlah sejenak ketika lelah mendaki, pemandangan disekitarmu setidaknya menyejukan mata. Bukit ini akan menantang kamu, serta membuktikan jika kamu mengaku sangat fit. Cukup ingat dengan janji akan pemandangan menakjubkan, anjing-anjing liar yang lucu, dan air isi ulang gratis di bagian atas (bila kamu lupa mambawa minum seperti aku).

Patung dipinggir tangga
Pemandangan dari perjalanan ke atas

Rasanya lelah terbayar saat sampai di puncak bukit. Angin menerpa wajah dengan sejuknya, sedikit silau matahari memicingkan mataku. Tujuan pertama dan utama adalah spot air! Aku haus! Setelah itu kita beristirahat sejenak sebelum mengitari apa yang ada di bukit ini.

Walaupun lantai agak panas karena matahari, tetaplah hargai untuk melepas sepatu. Disana akan terlihat patung besar yang masih di gunakan untuk berdoa. Pemandangan sekitar benar-benar menakjubkan. Kamu bisa melihat jalan raya dibawah dan juga perbukitan terlihat disekitar. Mereka mengatakan bahwa matahari terbenam di puncak bukit sangat luar biasa dan aku tidak meragukannya. Karena panas, jika kamu mau mencoba naiklah di pagi atau sore hari. Tapi waspadalah bahwa ini adalah jamnya saat monyet-monyet paling aktif. Jika kamu mendaki saat matahari terbenam, pastikan kamu membawa lampu atau senter karena tidak ada lampu di tangga. Saat turun kaki kamu akan terasa seperti jeli sehingga kamu perlu melihat dengan benar langkah kaki kamu.

Setelah mendaki bukit kamu akan merasa agak atau sangat lelah. Kamu bisa membuka jajanan atau membeli jajanan di kedai, tapi tetaplah waspada dari monyet. Tempat ini adalah tempat yang sangat menakjubkan untuk dikunjungi. Salah satu pemandangan paling terkenal di wilayah ini. Di atas semua itu, pendakian yang spektakuler dan menantang, pemandangan luar biasa ke sekitar Krabi.

Emerald Pool

Dengan badan yang benar-benar penuh keringat penutup perjalanan hari ini mungkin menjadi sempurna. Pilihannya antara hot spring atau Emerald pool. Tentu saja Emerald pool! Sejak pertama kali ke Krabi, aku selalu ingin mengunjungi kolam ini! Kolam Emerald dengan air yang segar dan udara yang sejuk dialiri oleh air alami yang berasal dari bukit. Yang keren tentang tempat ini adalah ketika suhu air berubah, warna air berubah dari hijau muda menjadi turqoise!

Tiket masuk untuk turis dewasa yaitu 200 bath dan untuk anak-anak 100 bath, ada parkiran mobil yang (sepertinya) gratis. Pilihan lainnya kamu bisa parkir di resort yang berada persis disampingnya untuk mendapatkan toilet dan kamar mandi lebih baik namun kamu harus membayar parkir mobil 30 bath dan motor 20 bath serta 10 bath tiap menggunakan kamar mandi. Di resort ini juga ada tempat sholat tapi sayangnya tidak disediakan mukena untuk wanita. Banyak juga kedai makanan yang tersedia di resort ini. Dari resort ini kamu perlu berjalan sekitar 500 meter ke gerbang pintu masuk Emerald pool.

Emerald pool buka jam 8 pagi dan tutup jam 5 sore. Tiap bulan Mei sampai Oktober hanya buka jam 10 pagi hingga 3 sore. Alasannya karena Emerald pool berada didalam Khao Pra Bang Khram Wildlife Sanctuary yang mengembangbiakan burung khas Thailand yaitu Gurney’s Pitta yang biasanya adalah musim kawinnya. Antara bulan November hingga April kamu bisa berjalan hingga ke dalam bukit untuk mencari kolam lainnya yang berada lebiah diatas.

Gerbang masuk
Kolam kecil
1.4 km pathway
Sra Kaew

Ada dua jalan yang bisa kalian pilih untuk menuju ke Emerald pool, track 800 meter atau pathway 1.4 km yang menawarkan pemandangan lainnya seperti kolam Sra Kaew. Sra Kaew atau dikenal sebagai Glass pool sama seperti Emerald pool yang memiliki sandstone, limestone, siltstone, dan conglomerate. namun memiliki kedalaman yang lebih dalam dari 1-3 meter.

Emerald pool lebih luas, jernih, dan memliki kedalaman yang lebih bersahabat untuk berenang yaitu 1-2 meter. Kamu bisa melihat ikan yang berenang bersama kamu atau jika beruntung kamu akan mendapatkan gigitan kecil dari ikan yang memakan kulit matimu. Hati-hati bila melangkah, beberapa bagian batu cukup licin!

Highlight perjalanan bisa kamu lihat disini!