DND#4 Makanan di Koh Lanta

Hai Crew!

Paket lainnya dari jalan-jalan adalah kuliner. Banyak makanan yang baru aku coba di Pulau Lanta minggu ini. Dengan quote baru aku yaitu:

Train like a beast, eat like a monster.

Agaknya terlalu sayang untuk menikmati kuliner selama di negeri orang. Tidak ada kesulitan bagiku menemukan makanan halal disini, lagi-lagi karena pulau ini bermayoritas Muslim. Apalagi untuk mencari makanan pedas. Ternyata Thailand sama gilanya dengan Indonesia urusan cabai. Ada beberapa makanan unik yang baru aku temukan disini.

Nasi Goreng Nanas

Nasi goreng mungkin sudah biasa aku temukan dimanapun, entah Indonesia ataupun negara lain. Tapi nasi goreng nanas? Nasi goreng nanas adalah makanan ala Thailand. Gurihnya nasi goreng ini bercampur dengan manis-asam-segarnya potongan buah nanas serta disajikan pula didalam buah nanas! Benar-benar menyenangkan! Nasi goreng nanas ini pertama kali aku coba di Nong Pheat Kitchen, well sebenarnya aku mau coba nasi goreng nanas di Diamond Cliff Restaurant, namun hari itu hujan tiba-tiba turun. Darurat hujan tersebut membuat kita perlu berteduh dimanapun-yang-terdekat. Jadilah kita berhenti di Nong Pheat Kitchen. Tanpa disangka mereka memiliki menu tersebut! Dan ternyata enak! 

Satu porsi nasi goreng nanas dengan ayam  dibandrol dengan harga 139 bath. Not so bad, standar dan sesuai. Sepertinya nasi goreng nanas adalah menu yang benar-benar pas untuk dinikmati di pulai atau pinggir pantai. Akan lebih pas lagi jika disandingkan dengan kelapa muda yang segar.

Red Curry with Pineapple

Selain punya nasi goreng dengan nanas, Thailand memiliki Red Curry with Pineapple. Memang sepertinya yang segar-segar adalah menu andalan di pulau ini. Sayang sekali aku lupa untuk mendokumentasikannya. Pencahayaan The Kitchen yang remang-remang dicampur rasa penasaranku akan kari dengan nanas membuatku langsung sikat! Kombinasi yang unik antara pedasnya kari, gurihnya santan, manis-asam-segarnya potongan nanas, bercampur menjadi satu benar-benar berbeda! Dengan harga 120 bath, ini tergolong terjangkau dan sekaligus menjadi kari terfaforitku yang ke dua. 

Green Curry on Toast

Makanan unik terakhir yang ku coba minggu ini yaitu Green Curry on Toast. Aku mencobanya dari Ko-Hub cafe. Potongan daging ayam yang dimasak dengan bumbu kari, dibalut dengan roti, kemudian dipanggang. Ini adalah cara unik menyajikan kari. Green Curry sendiri adalah salah satu kari khas Thailand. Well walaupun menurutku porsi Green Curry on Toast ini termasuk kecil, namun untuk breakfast menu, cukuplah mengganjal perut hingga siang hari.

Green Curry merupakan kari yang berwarna kehijauan karena cabai yang mereka gunakan adalah cabai hijau. Level pedasnya masih bisa diatur dengan menambahkan cabai merah ataupun cabai rawit. Namun untuk rasanya sendiri yaitu gabungan antara cabai hijau, akar ketumbar, den santan. Menu sarapan ini seharga 120 bath.

Bonus menu dariku!

Aku tidak bisa memberikan nama yang lebih singkat dari Overnight muesli and fruits with chocolate whey protein + fat free milk and fat free yoghurt with berries. Ini boleh menjadi menu sarapan yang mudah, lengkap dengan nutrisi yang dibutuhkan untuk memulai harimu.

Bahan yang dibutuhkan:

1.5 cup muesli

0.5 cup dry fruits

1 scoop protein powder (disini aku pakai whey protein rasa coklat dari Optimum Nutrition)

Secukupnya fat free milk

dan Greek Yoghurt cup rasa berries.

Caranya yaitu:

Campurkan muesli dan dry fruit pada gelas/jar/wadah. Setelah itu campurkan protein powder dengan susu secukupnya, kira-kira 50ml agar tidak terlalu banyak, yang kita inginkan yaitu agar muesli dan dry fruit kita terendam. Setelah itu tutup gelas/jar/wadah dan diamkan beberapa jam. Aku mendiamkan kurang lebih 8 jam. Setelah itu sebelum disajikan, beri topping yoghurt diatasnya.

Kombinasi antara karbohidrat berserat baik, protein, dan yoghurt dijamin lengkap untuk memulai harimu!