Ksatria Fight The Grand Finale

Hai Crew!

Eksistensi bela diri muay Thai mungkin tidak terelakan lagi di Indonesia. Selain banyak tempat baru yang menawarkan sesi latihan Muay Thai, event pertandingan Muay Thai sendiri semakin digemari oleh masyarakat Indonesia. Salah satu event pertandingan Muay Thai yang bergengsi di Indonesia adalah Ksatria Fight.

Ksatria Fight hingga saat ini telah berhasil mengadakan 6 pertandingan Muay Thai. Sebentar lagi Ksatria Fight Seri ke 7 akan kembali hadir untuk mengumpulkan petarung, pelatih, praktisi, pecinta, dan pebisnis Muay Thai. Ksatria Fight Seri ke 7 ini merupakan agenda pertandingan final yang rangkaian sebelumnya dilaksanakan pada bulan Maret dan Agustus 2019 lalu. Para petarung Muay Thai Indonesia akan kembali bertanding di Ksatria Fight hari Sabtu ini tanggal 28 September 2019. Pertandingan kali ini akan dilaksanakan di Bandung.

Event Ksatria Fight VII akan dipersembahkan oleh Fitspace Bandung. Event ini bekerja sama juga dengan Reddoorz untuk penginapan dan hotel yang dapat dipesan oleh para petarung, tim, serta supporter. Selain itu didukung juga oleh Ksatria Fight Promotion Organizer, Beat Up Training Camp, Vertikal Muay Thai Camp, Rev’s Muay Thai, Muay Thai Institute Indonesia, Amazing Thailand, BPJS Ketenagakerjaan, Fortis Speed Supply, YouC1000, Shirtlock, Bandit Training Camp, Komunitas Muay Thai Indonesia, Zeus MMA, Pegasus Sport Camp, Sky Muay Thai, Strike Training Camp, Badan Olahraga Profesional Indonesia, dan Muay Thai Profesional Indonesia.

Pada final event ini petarung akan memperebutkan sabuk kehormatan Ksatria Title Belt. Selain itu juga hadiah untuk pemenang Ksatria Title Belt akan berlatih di Thailand, logam mulia, uang sebesar 4 Juta Rupiah, dan merchandise. Main event tersebut hadir dari kelas Super Bantamweight antara M. Kamiil Bagastrianto dari Beat Up Training Camp melawan Fashalli Dwiki Padja dari Baan Muay Thai Camp. Bagas berhasil mengalahkan Ridwan dari Garuda Muay Thai pada Maret lalu. Sementara Agustus lalu Fashalli berhasil mengalahkan James dari Jaeger Training Camp.

Akan ada juga pertandingan untuk memperebutkan Champion Belt. Pertandingan ini dari partai profesional kelas Superwelter Weight antara Raymond dari Team Robert melawan Rahman dari Volkz Lutador Academy. Sebelumnya Raymond mengalahkan Yudha dari MFC Pekanbaru di bulan Maret. Agustus lalu Rahman berhasil melawan Riyan dari Rajawali Fighting Camp.

Pertandingan lainnya ada 3 pertandingan semi profesional, 15 pertandingan pemula, dan 20 pertandingan member vs member. Sebagai informasi perbedaan pertandingan profesional, semi profesional, pemula, dan member vs member adalah penggunaan pelindung serta level pengalaman petarung. Petarung profesional tidak mengenakan pelindung apapun kecuali mouth guard dan gloves. Petarung semi profesional menggunakan shin guard, elbow guard, mouth guard, dan gloves. Sementara petarung pemula serta member vs member menggunakan head guard, shin guard, elbow guard, mouth guard, dan gloves. Setiap petarung akan ditimbang dan tes kesehatan di Fitspace Bandung pada hari Jumat 27 September 2019. Technical meeting untuk penjelasan peraturan dan run down akan diadakan di tempat yang sama. 

Pertandingan ini sangat terbuka untuk umum. Bagi kamu yang tidak memiliki agenda di weekend ini bisa jadi salah satu event yang seru. Pertandingan ini diadakan di Hall Arena Universitas Pendidikan Indonesia pada hari Sabtu 28 September 2019. Pertandingan dimulai dari jam 9 pagi dan main event jam 7 malam!